Jangan Pernah Menjadi Mahasiswa Biasa atau Siap di Tinggal Zaman

190 Views










Sedih rasanya bila
kita memiliki kandidat yang harusnya bisa di kader untuk menjadi
pemimpin masa depan tapi tumbang di jalan. Bukan karena minim
penalaran atau intelegensi tapi dari apa yang saya amati rata-rata
mereka adalah mahasiswa biasa.


Saya katakan biasa
karena ritusnya hanya sebatas kampus, kos dan kantin. Tak ada nilai
lebih yang membuat mahasiswa tersebut terasah kompetensinya.
Berbicara tentang sarjana dapat dikatakan melimpah ruah.






Ribuan sarjana
tercetak setiap tahun tapi sayang minim kompetensi. Sarjana rata-rata
atau sarjana kebangyakan mungkin itu istilah yang pas untuk
menggambarkan kondisi pencari kerja saat ini.






Tak ada CV yang
indah dengan berbagai nilai lebih. Mereka mayoritas hanya
mencantumkan asal sekolah dan kemampuan teknikal semisal penggunaan
microsoft office atau bahasa.






Kalaupun ada yang
mencantumkan pernah ikut organisasi hanya sebatas anggota tim hore.
Sangat jarang ditemukan mereka adalah orang yang benar-benar exist.
Dalam artian benar terjun mengurusi sebuah organisasi atau
kepanitiaan.






Managemen Trainee
Program (MTP) atau Organizational Development Program (ODP) kini
mungkin hanya menjadi ladang bagi segelintir eks mahasiswa anti
mainstream atau yang tidak termasuk sarjana rata-rata. Bila menjadi
sarjana kebanyakan yang bermodal IPK 3 koma kemungkinan akan tumbang.


Artikel selengkapnya ada di http://jokoyugiyanto.com/jangan-pernah-menjadi-mahasiswa-biasa-atau-siap-di-tinggal-zaman/







Comments

Signin Signup